Minggu, 25 Oktober 2020

Jual Obat Kanker Online

TELAH HADIR SOLUSI PENGOBATAN ALAMI YANG AMPUH DAN AMAN UNTUK PENGOBATAN KANKER DAN TUMOR

OBAT HERBAL DENATURE

OBAT HERBAL KANKER DAN TUMOR TERAMPUH TANPA EFEK SAMPING

HARAPAN KESEMBUHAN UNTUK ANDA SEMUA




LEGALITAS PRODUK


PROMO BULAN INI 
HANYA RP. 315.000 Rp.445.000




Penelitian Keladi Tikus


Dr Dyah Iswantini, periset di Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, membuktikan keladi tikus sebagai anti-kanker. Dyah meneliti daya hambat ekstrak air dan etanol keladitikus terhadap aktivitas tirosin kinase. Enzim tirosin kinase mempengaruhi perkembangan sel-sel kanker dan sel sel tumor di tubuh manusia.
Daya hambat ekstrak etanol dan air panas berkonsentrasi 700 ppm melebihi daya hambat genistein-senyawa antikanker. Sedangkan ekstrak keladitikus dengan air demineralisasi menghambat 76,10% enzim tirosin; daya hambat genistein Cuma 12,89%. ‘Adanya daya hambat itu menunjukkan keladi tikus berpotensi sebagai anti-kanker,’ kata Dyah.

Riset itu sejalan dengan penelitian Peni Indrayudha dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ia membuktikan ekstrak natriumklorida daun keladi tikus mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). Peni menginkubasikan DNA plasmid (pUC18) dengan sejumlah protein dari ekstrak daun keladi tikus pada suhu kamar selama 1 jam.

Ekstrak daun keladi tikus terbukti memotong rantai DNA sel kanker sehingga berbentuk menjadi nick circular alias lingkaran semu sebagaimana tampak di bawah sinar ultraviolet. RIPs merupakan protein dengan aktivitas mampu memotong rantai DNA atau RNA sel. Dampaknya pembentukan protein sel pun terhambat sehingga sel kanker dan sel tumor gagal berkembang.

Pada pengobatan, RIPs menonaktifkan perkembangan sel kanker dan sel tumor dengan cara merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Selain itu RIPs juga memblokir pertumbuhan sel kanker. Ekstrak keladi tikus yang mengandung RIPs mampu memotong rantai DNA sel kanker.

Riset lain dilakukan oleh Chee Yan Choo dari Sekolah Farmasi Universitas Sains Malaysia. Chee menguji ekstrak umbi dan daun keladi tikus terhadap aktivitas sitotoksik pada sel P388. Hasilnya IC50 ekstrak kloroform umbi mencapai 6,0 ug/ml; ekstrak heksan 15,0 ug/ml. Kloroform dan heksan adalah pelarut yang digunakan untuk memperoleh senyawa aktif dalam sediaan herbal. Sedangkan IC50 ekstrak kloroform daun 8,0 ug/ml; IC50 ekstrak heksan daun 65,0 ug/ml.


IC50 (IC=inhibition consentration) adalah konsentrasi yang mampu menghambat 50% sel kanker. Semakin kecil angka IC50 kian bagus karena berarti dosis yang digunakan kian kecil. Pada riset itu, untuk menghambat 50% sel kanker dan sel tumor, cuma diperlukan 6,0 ug/ml ekstrak kloroform umbi keladi tikus.


Pembuktian lainnya dilakukan oleh Choo Sheen Lai dari Pusat Penelitian Obat Universitas Sains Malaysia. Ia menemukan senyawa antikanker dalam keladitikus bernama fitol. Mekanisme fitol melawan sel kanker dengan cara apoptosis. Sel kanker terlampau ‘sakti’ sehingga tak pernah mati. Nah, fitol memberikan pisau tajam kepada sel kanker. Yang terjadi kemudian, sel kanker bunuh diri. Ketika itulah pasien sembuh.
Penelitian Daun Sirsak



Daun sirsak mengandung senyawa Acetogenins yang sangat kuat dalam menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker seperti halnya obat kemoterapi dari medis. Pernyataan ini pernah dimuat dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1997 dalam Journal of Medicinal Chemistry oleh Cancer Centers of America.

Daun sirsak mengandung annomuricin E., senyawa kelompok acetogenins. Dari 14 jenis acetogenins, 13 diantaranya berpotensi menghambat multi-drug resistance (MDR) pada sel tumor & kanker dengan cara menghambat kinerja pembentukan ATP (Adenosin Trifosfat)-Energi oleh mitokondria pada sel kanker. (Penelitian Dr. Jerry McLaughlin dari Universitas Purdue Amerika Serikat bersama Prof. Dr. Soelaksono Sastrodihardjo dari Departemen Biologi Institut Teknologi Bandung)

Acetogenins yang hanya ditemukan dalam tanaman keluarga Annonaceae membunuh sel-sel ganas dari 12 jenis kanker yang berbeda termasuk kanker Payudara, ovarium, usus besar, prostat, hati, paru-paru, pankreas dan limfoma. Studi aktivitas anti-kanker dilakukan pada garis sel Kanker Payudara, MCF-7 dan hasilnya aktivitas penghambatan sel kanker payudara MCF-7 adalah sebesar 98%. (Penelitian oleh Department of Plant Biotechnology, Centre for Plant Molecular Biology and Biotechnology, Tamil Nadu Agricultural University, Coimbaore, India)

Acetogenins ampuh sebagai pengobatan kanker payudara, kanker kolorektal, , Acute myeloid leukemia (AML), dan acute promyelocytic leukemia (APL), kanker paru, kanker usus, kanker otak, kanker hati. 

Karena Acetogenins dapat menginduksi kematian sel kanker dengan faktor pendorong apoptosis, melalui mekanisme caspase-3-independent. (Penelitian oleh State Key Laboratory of Coordination Chemistry, Institute of Chemical Biology and Drug Innovation, Nanjing University, Nanjing, China)
Daun sirsak mengandung konstituen bioaktif spesifik yang bertanggung jawab sebagai anti-kanker, antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan manfaat kesehatan lain. 

Studi menunjukkan senyawa Acetogenins di dalam daun sirsak, memiliki berbagai efek anti-kanker yaitu: merusak sel kanker (sitotoksisitas), memicu kematian sel kanker (apoptosis), mempercepat kematian jaringan kanker (nekrosis), menghambat pembentukan sel kanker baru (proliferasi) pada berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker payudara, prostat, kolorektal, paru-paru, hati, otak, leukemia, ginjal, pankreas, hati, melanoma serviks dan kanker ovarium. (Penelitian oleh Department of Basic Medical Sciences, University of Arizona College of Medicine-Phoenix, Amerika Serikat)

Acetogenins menekan Angiogenesis sel tumor melalui Jalur HIF-1 / VEGF. Angiogenesis adalah proses pembentukan pembuluh darah baru dalam tubuh manusia. Pada tumor angiogenesis berperan penting dalam pertumbuhan dan penyebaran sel tumor (kanker). Pembuluh darah baru yang dihasilkan akan memberi makan sel tumor dengan oksigen dan nutrisi yang membuat sel tumor mendesak jaringan di sekitarnya

Daun sirsak mengandung senyawa Acetogenins yang sangat kuat dalam menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker seperti halnya obat kemoterapi dari medis. Pernyataan ini pernah dimuat dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1997 dalam Journal of Medicinal Chemistry oleh Cancer Centers of America.

Daun sirsak mengandung annomuricin E., senyawa kelompok acetogenins. Dari 14 jenis acetogenins, 13 diantaranya berpotensi menghambat multi-drug resistance (MDR) pada sel tumor & kanker dengan cara menghambat kinerja pembentukan ATP (Adenosin Trifosfat)-Energi oleh mitokondria pada sel kanker. (Penelitian Dr. Jerry McLaughlin dari Universitas Purdue Amerika Serikat bersama Prof. Dr. Soelaksono Sastrodihardjo dari Departemen Biologi Institut Teknologi Bandung)

Acetogenins yang hanya ditemukan dalam tanaman keluarga Annonaceae membunuh sel-sel ganas dari 12 jenis kanker yang berbeda termasuk kanker Payudara, ovarium, usus besar, prostat, hati, paru-paru, pankreas dan limfoma. Studi aktivitas anti-kanker dilakukan pada garis sel Kanker Payudara, MCF-7 dan hasilnya aktivitas penghambatan sel kanker payudara MCF-7 adalah sebesar 98%. (Penelitian oleh Department of Plant Biotechnology, Centre for Plant Molecular Biology and Biotechnology, Tamil Nadu Agricultural University, Coimbaore, India)

Acetogenins ampuh sebagai pengobatan kanker payudara, kanker kolorektal, , Acute myeloid leukemia (AML), dan acute promyelocytic leukemia (APL), kanker paru, kanker usus, kanker otak, kanker hati. 

Karena Acetogenins dapat menginduksi kematian sel kanker dengan faktor pendorong apoptosis, melalui mekanisme caspase-3-independent. (Penelitian oleh State Key Laboratory of Coordination Chemistry, Institute of Chemical Biology and Drug Innovation, Nanjing University, Nanjing, China)
Daun sirsak mengandung konstituen bioaktif spesifik yang bertanggung jawab sebagai anti-kanker, antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan manfaat kesehatan lain. 

Studi menunjukkan senyawa Acetogenins di dalam daun sirsak, memiliki berbagai efek anti-kanker yaitu: merusak sel kanker (sitotoksisitas), memicu kematian sel kanker (apoptosis), mempercepat kematian jaringan kanker (nekrosis), menghambat pembentukan sel kanker baru (proliferasi) pada berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker payudara, prostat, kolorektal, paru-paru, hati, otak, leukemia, ginjal, pankreas, hati, melanoma serviks dan kanker ovarium. (Penelitian oleh Department of Basic Medical Sciences, University of Arizona College of Medicine-Phoenix, Amerika Serikat)

Acetogenins menekan Angiogenesis sel tumor melalui Jalur HIF-1 / VEGF. Angiogenesis adalah proses pembentukan pembuluh darah baru dalam tubuh manusia. Pada tumor angiogenesis berperan penting dalam pertumbuhan dan penyebaran sel tumor (kanker). Pembuluh darah baru yang dihasilkan akan memberi makan sel tumor dengan oksigen dan nutrisi yang membuat sel tumor mendesak jaringan di sekitarnya, berkembang ke seluruh tubuh dan membentuk koloni sel-sel tumor baru (kanker). Kondisi tersebut disebut metastasis. Acetogenins dapat menekan angiogenesis hingga 97%, sehingga menjadi harapan penting dalam metode pengobatan kanker modern. (Penelitian oleh Department of Pharmacognosy and Research Institute of Pharmaceutical Sciences & Departement of Biology, University of Mississippi, Amerika Serikat)

Kanker payudara menghasilkan sejumlah besar reseptor yang merespon zat yang disebut faktor pertumbuhan epidermal, atau EGF (epidermal growth factor). Acetogenins pada daun sirsak terbukti dapat menghambat produksi reseptor EGF sehingga memperlambat pertumbuhan sel kanker dan sel tumor pada manusia. (Penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of Nutrition and Cancer” pada Juli 2011)

Acetogenins terbukti bersifat sitotoksisitas dan memicu apoptosis terhadap sel kanker dan sel tumor yang resisten terhadap beberapa jenis kemoterapi konvensional. (Penelitian yang diterbitkan pada “Journal of Medicinal Chemistry” Juni 1997)

kembang ke seluruh tubuh dan membentuk koloni sel-sel tumor baru (kanker). Kondisi tersebut disebut metastasis. Acetogenins dapat menekan angiogenesis hingga 97%, sehingga menjadi harapan penting dalam metode pengobatan kanker modern. (Penelitian oleh Department of Pharmacognosy and Research Institute of Pharmaceutical Sciences & Departement of Biology, University of Mississippi, Amerika Serikat)

Kanker payudara menghasilkan sejumlah besar reseptor yang merespon zat yang disebut faktor pertumbuhan epidermal, atau EGF (epidermal growth factor). Acetogenins pada daun sirsak terbukti dapat menghambat produksi reseptor EGF sehingga memperlambat pertumbuhan sel kanker dan sel tumor pada manusia. (Penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of Nutrition and Cancer” pada Juli 2011)

Acetogenins terbukti bersifat sitotoksisitas dan memicu apoptosis terhadap sel kanker dan sel tumor yang resisten terhadap beberapa jenis kemoterapi konvensional. (Penelitian yang diterbitkan pada “Journal of Medicinal Chemistry” Juni 1997)


PESAN SEKARANG: 0857-9943-4743



Penyebab Kanker

Berikut beberapa faktur yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker didalam tubuh manusia, antara lain :
  • Memiliki riwayat penyakit kanker dalam
  • Berusia di atas 65 tahun
  • Terpapar radiasi, zat kimia (misalnya asbes atau benzene), atau sinar matahari
  • Terinfeksi virus, seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HPV
  • Terpapar hormon dalam kadar tinggi atau jangka Panjang
  • Kurang banyak bergerak dan tidak rutin berolahraga
  • Menderita penyakit yang menyebabkan inflamasi kronis (peradangan jangka panjang), misalnya kolitis ulseratif
  • Menurunnya sistem kekebalan tubuh, misalnya akibat menderita HIV/AIDS
  • Merokok
  • Obesitas
  • Gejala penyakit kanker


Setiap penyakit dapat menimbulkan gejala gejala yang yang dapat dirasakan oleh tubuh penderitanya . Berikut beberapa gejala penyakit kanker, antara lain :


  • Ada benjolan
  • Terasa Nyeri di salah satu bagian tubuh
  • Muka pucat, lemas, dan cepat lelah
  • Terjadi penurunan berat badan secara drastis
  • Gangguan buang air besar atau buang air
  • Terjadi demam yang terus berulang
  • Terjadi memar dan mengalami perdarahan secara spontan
  • Mengalami batuk berkepanjangan
Jika anda mengalami gejala seperti diatas, bisa jadi itu merupakan gejala kanker. Agar penyakit tidak bertambah parah, alangkah baiknya jika anda segera melakukan PENCEGAHAN dan PENGOBATAN dengan obat herbal kanker Paling Ampuh yaitu K-MURICATA dan MAZON B yang terbuat dari 100% bahan herbal pilihan tanpa efek samping.


Mendiagnosis Sel Kanker Dalam Tubuh



Untuk mendiagnosis sel kanker dalam tubuh, pertama tama dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien dan melakukan pemeriksaan fisik.
Setelah itu, dokter akan melakukan beberapa tes untuk memastikan diagnosa kanker, antara lain :

Tes laboratorium

Tes laboratorium, dilakukan pemeriksaan darah dan urine, dapat dilakukan untuk memeriksa kelainan di dalam tubuh. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan tumor marker untuk mendeteksi kanker.

Tes pencitraan
Tes ini dapat berupa pemeriksaan Rontgen, USG, CT scan, MRI, atau PET scan, untuk melihat kondisi organ yang bermasalah.


Biopsi
Pada prosedur ini, dokter akan mengambil sampel jaringan tubuh pasien yang diduga mengalami kanker. Biopsi merupakan pemeriksaan yang paling akurat untuk menentukan apakah seseorang terkena kanker atau tidak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di atas, dokter akan menentukan tingkatan (stadium) kanker. Secara umum, tingkatan kanker dibagi menjadi stadium 1, 2, 3, dan 4. Makin tinggi stadium kanker, gejala penyakitnya akan makin parah dan kemungkinannya untuk sembuh makin kecil.

Tinggi rendahnya stadium kanker ditentukan berdasarkan ukuran kanker, ada tidaknya penyebaran kanker ke organ tubuh lainnya, dan seberapa jauh penyebaran kanker ke organ lain.

TESTIMONI





0 Comments:

Posting Komentar